Training Operator Boiler

Training Operator Boiler

  OPERATOR BOILER   Training Operator Boiler - Dengan semakin meningkatnya penggunaan pesawat uap di industri, akan berdampak pula kepada peningkatan resiko bahaya, oleh karena itu perlu dilakukan penanganan secara aman, efektif, efisien dan menyeluruh melalui pengoperasioan dan pemeriksaan dan pengujian teknis keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini bersadarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja dan Undang-Undang Uap tahun 1930 ( Stoom Ordonnantie ). Semua hal diatas hanya dpat dilakukan oleh SDM yang cakap, kompeten dan menguasahi secara baik pengoperasian boiler. Sesuai dengan Peraturan yang berlaku, SDM yang mengoperasikan boiler harus mempunyai pengalaman dan surat ijin operasi untuk mengoperasikan boiler. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam teknik pengoperasian pesawat uap secara aman, benar dan sesuai dengan peraturan perundangan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlaku.     Materi Pelatihan Operator Boiler : Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Undang – Undang No 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Undang – Undang dan Peraturan Uap tahun 1930 Permenaker No. 01/MEN/1988...
Read More
Training K3 Teknisi Perancah (Scaffolding)

Training K3 Teknisi Perancah (Scaffolding)

  K3 TEKNISI PERANCAH (SCAFFOLDING)   Training K3 Teknisi Perancah (Scaffolding) - Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Karena itu pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Melalui pendidikan dan pelatihan dapat ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan, tanggung jawab dan disiplin, pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Pada pekerjaan konstruksi bangunan, unsur keselamatan kerja juga merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Mengetahui dan melaksanakan peraturan keselamatan kerja yang berlaku pada saat menangani scaffolding merupakan suatu keahlian yang harus dimiliki oleh seorang Scaffolder. Peraturan menteri tenaga kerja No. PER.01/MEN/1980 tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada konstruksi bangunan mensyaratkan penggunaan perancah (scaffolding) yang sesuai dan aman untuk semua pekerjaan konstruksi. Peningkatan keahlian dari Scaffolder tersebut haruslah selalu di update dengan cara mengikuti pelatihan yang sesuai. Oleh karena itu dengan semakin meningkatnya Pembangunan dan...
Read More
Training Riset & Strategy Pemasaran

Training Riset & Strategy Pemasaran

  RISET & STRATEGY PEMASARAN     Training Riset & Strategy Pemasaran - Persaingan yang dihadapi memasuki kondisi hiperkompetitif. Perusahaan tidak dapat lagi menggunakan keunggulan kompetitif semata melalui keunggulan strategi bauran pemasaran. Perusahaan perlu secara cepat dan tanggap menganalisis setiap situasi persaingan yang terjadi dan mengambil langkah berupa strategi yang harus dilakukan. Perusahaan harus siap bertarung dalam 4 arena yaitu persaingan dalam price quality, persaingan dalam teknologi, persaingan dalam modal yang kuat, dan persaingan dalam networking termasuk dengan pembuat kebijakan. Melalui pelatihan ini para peserta diberikan bekal berbagai strategi jangka pendek dengan implementasi dalam berbagai arena persaingan.     Materi Pelatihan Riset & Strategy Pemasaran : Strategi dalam lingkungan yang hiperkompetitif Arena persaingan price - quality Arena persaingan teknologi dan know how. Arena persaingan dengan modal yang kuat Arena persaingan dalam networking yang kuat Berbagai strategi jangka pendek dalam persaingan hiperkompetitif Studi kasus     Fasilitas Yang Diperoleh : Lokasi Training di Hotel Bintang 3-5 Ruang Pelatihan Full AC, Toilet dan Musholla Perlengkapan Visual LCD Proyektor, & Whiteboard Modul...
Read More
Training Proses Kimia Kertas

Training Proses Kimia Kertas

  PROSES KIMIA KERTAS     Training Proses Kimia Kertas - Beberapa inovasi teknologi pulping telah ditemukan dan terbukti lebih aman terhadap lingkungan. Teknologi tersebut misalnya adalah modifikasi proses kraft konvensional, kombinasi beberapa proses konvensional (proses ASAM), penggunaan bahan kimia organik dalam proses pulping (proses organosolv), dan pemanfaatan mikroba dalam proses pulping (proses biopulping). Pengembangan teknologi pulping pada saat ini bertujuan terutama untuk menghasilkan pulp dengan bilangan kappa rendah, sehingga dalam proses pemutihan pulp lebih aman terhadap pencemaran lingkungan. Di antara inovasi teknologi dalam proses pulping tersebut, ada dua jenis teknologi yang bisa dikatakan bersifat revolusif dan sangat aman terhadap lingkungan serta kemungkinan besar bisa memberikan harapan untuk diterapkan dalam skala pabrik di masa depan. Kedua jenis teknologi pulping tersebut adalah proses bio-pulping dan proses organosolv. Dalam pelatihan ini, akan dibahas berbagai perkembangan teknologi pulping yang lebih inovatif, efektif dan aman terhadap lingkungan hidup.     Tujuan Pelatihan Proses Kimia Kertas : Pelatihan bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan serta perkembangan teknologi pulping yang lebih sesuai dengan tuntutan...
Read More
Training Proses Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

Training Proses Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

    PROSES PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL     Training Proses Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial - Hubungan Industrial, yang merupakan keterkaitan kepentingan antara pekerja dengan pengusaha, berpotensi menimbulkan perbedaan pendapat, bahkan perselisihan antara kedua belah pihak. Perselisihan di bidang hubungan industrial yang selama ini dikenal dapat terjadi mengenai hak yang telah ditetapkan, atau mengenal keadaan ketenagakerjaan yang belum ditetapkan baik dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama maupun peraturan perundang-undangan. Perselisihan hubungan industrial dapat pula disebabkan oleh pemutusan hubungan kerja. Ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja yang selama ini diatur di dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 1964 tentang Pemutusan Hubungan Kerja di Perusahaan Swasta, ternyata tidak efektif lagi untuk mencegah serta menanggulangi kasus-kasus pemutusan hubungan kerja. Hal ini di sebabkan karena hubungan antara pekerja/buruh dan pengusaha merupakan hubungan yang didasari oleh kesepakatan para pihak untuk meningkatkan diri dalam suatu hubungan kerja. Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial selama ini ternyata belum mewujudkan penyelesaian perselisihan secara cepat, tepat, adil, dan murah. Undang-undang Nomor...
Read More
Training Managing General Affair

Training Managing General Affair

    MANAGING GENERAL AFFAIR     Training Managing General Affair - Perusahaan-perusahaan pada era kekinian telah menempatkan para General Affair-nya sebagai supporting unit. Para person General Affair (GA) memiliki peran yang tidak kalah penting dibanding departemen lain untuk kesuksesan perusahaan. Tanpa GA yang cakap, perusahaan dipastikan tidak mampu menghasilkan performance yang optimal. Sebagai supporting unit perusahaan yang utama, General Affairs dituntut untuk dapat mejalankan tugasnya dengan baik. General Affairs membawahi cukup banyak bidang pekerjaan, diantaranya : Building Maintenance, Car Maintenance, Insurance, Cleaning Service, Security, Canteen, RPTKA, Perizinan, Outsourcing, ATK, Kurir, Dll. Dibutuhkan manajemen pengaturan dan pelaksanaan yang cermat agar berbagai  pekerjaan dalam General Affairs dapat berjalan dengan efektif. Ciri dari tugas-tugas GA adalah banyaknya varian tugas yang masing-masing memerlukan pengetahuan dan keterampilan tersendiri seperti, electricity, perizinan, keamanan, building maintenance, kendaraan, insurance, dampak limbah dll. Konsekuensi dari beragamnya tugas ini adalah kompleksitas keahlian teknis yang diperlukan pelaku GA. Sementara, seorang pelaku GA yang berangkat dari satu latar belakang pendidikan tertentu, tidak mungkin memiliki seluruh...
Read More
Training Pemeliharaan Pompa & Kompresor

Training Pemeliharaan Pompa & Kompresor

  PEMELIHARAAN POMPA & KOMPRESOR   Training Pemeliharaan Pompa & Kompresor - Pompa dan kompresor merupakan peralatan yang banyak dipergunakan dalam industri perminyakan, pupuk, kimia, semen, pembangkitan, dll. Pompa dan kompresor dipergunakan untuk keperluan berbagai proses maupun pada peralatan pendukung dan utilitas pabrik. Berbagai proses menghasilkan produk yang mempunyai sifat-sifat, kapasitas, dan kondisi kerja yang bervariasi sangat luas. Industri perminyakan, pupuk, kimia, semen, pembangkitan, dll pada umumnya juga memerlukan standarisasi tingkat tinggi untuk sistem pemompaan maupun kompresor. Seorang teknisi dalam industri harus mengenal dan menyadari betapa pentingnya fungsi kedua peralatan tersebut.     Tujuan Pelatihan Pemeliharaan Pompa & Kompresor : Untuk menghasilkan tenaga teknik ketenagalistrikan yang memiliki kompetensi dalam penerapan prosedur dan pelaksanaan pengujian hasil pemeliharaan Pompa & Kompresor dan komponennya, sesuai dengan standar pemeliharaan.     Materi Pelatihan Pemeliharaan Pompa & Kompresor : Termodinamika Kerja dan kuantitas panas Pengaruh panas pada zat padat,cair dan gas Proses Siklus Braiton Efisiensi Pompa Dan Kompresor Perpindahan Panas   Mekanika Fluida Gaya Hidrostatika Gaya angkat dan pengapungan Analisa kesempurnaan hidrolik   Teknik Penyebarisan Poros dan...
Read More
Training Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) Bagi Industri

Training Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) Bagi Industri

  ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (AMDAL) BAGI INDUSTRI     Training Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) Bagi Industri - Kondisi lingkungan kawasan industri/ perusahaan merupakan salah satu masalah global yang menuntut perhatian dan penanganan secara serius dan berkelanjutan. Peningkatan produksi suatu perusahaan harus diiringi dengan peningkatan pemeliharaan kawasan industri/perusahaan yang berwawasan lingkungan. Penting bagi perusahaan untuk memiliki SDM handal yang mempunyai pengetahuan, keahlian  serta  kemampuan dalam mengelola dan mengawasi lingkungan hidup baik secara teknis maupun manajemen. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup atau AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. AMDAL adalah proses pengkajian terpadu yang mempertimbangkan aspek ekologi, sosial-ekonomi, dan sosial-budaya sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Guna AMDAL adalah untuk menjamin suatu usaha atau kegiatan pembangunan layak lingkungan. Lewat pengkajian AMDAL, sebuah rencana usaha atau kegiatan pembangunan diharapkan telah secara optimal meminimalkan kemungkinan dampak lingkungan hidup yang negatif, serta...
Read More
Training Contract Management & Contract Drafting For Oil & Gas Industry

Training Contract Management & Contract Drafting For Oil & Gas Industry

    CONTRACT MANAGEMENT & CONTRACT DRAFTING FOR OIL & GAS INDUSTRY     Training Contract Management & Contract Drafting For Oil & Gas Industry - Kemampuan menulis draft suatu kontrak bisnis baik nasional maupun international menjadi suatu kebutuhan bagi para pelaku usaha saat ini. Kontrak merupakan dasar yang berkekuatan hukum yang mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat dalam dalam aktivitas bisnis. Pada umumnya, kita hanya menduplikasi dari draft kontrak yang sudah ada dan tidak tahu persis mana draft kontrak yang sesuai untuk jenis bisnis tertentu. Belum lagi, masalah sah atau tidaknya suatu kontrak, klausul-klausul yang dimuat dalam kontrak, dan aspek legal suatu kontrak. Demikian halnya dalam industry oil & gas, aspek hukum yang melingkupinya cukup kompleks. Oleh karena itu pemahaman yang baik mengenai aspek hukum dalam industri minyak dan gas nasional sangat penting mengingat kedudukan Indonesia sebagai salah satu negara produsen dan importir migas. Hukum Kontrak Manajemen di bidang Minyak & Gas merupakan suatu aspek kritis yang dapat membuat suatu terobosan besar...
Read More
Training K3 Teknisi Las

Training K3 Teknisi Las

    K3 TEKNISI LAS     Training K3 Teknisi Las - Penggunaan teknologi las pada sambungan logam dan konstruksi harus sesuai dengan spesifikasi dan standar las yang telah ditentukan sesuai UU Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Oleh karena itu untuk mendukung program Kesehatan dan Keselamatan Kerja sebagaimana yang telah diatur pemerintah dalam Undang-Undang ketenagakerjaan, maka diperlukan suatu pelatihan khusus untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja.       Tujuan Pelatihan K3 Teknisi Las : Mampu melakukan macam-macam proses las, elektroda las, pemotongan las. Mengenal macam-macam bahan, sifat bahan logam; ilmu logam/metalurgy), Mekanika/Analisa kekuatan Logam dan Welding Design (joint design, welding design). Fabrikasi dan Aplikasi Lapangan       Materi Pelatihan K3 Teknisi Las : Teknologi Las (macam-macam proses las, elektroda las, pemotongan las), Ilmu Bahan (Mengenal macam-macam bahan, sifat bahan logam; ilmu logam/metalurgy), Mekanika/Analisa kekuatan Logam dan Welding Design (joint design, welding design), Fabrikasi dan Aplikasi Lapangan (Keselamatan kerja, kontrol mesin las, Non Destructive Test, Perhitungan Biaya Las,