Training Ahli Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Ahli K3 Umum)

Training Ahli Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Ahli K3 Umum)

  AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (AHLI K3 UMUM)   Training Ahli Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Ahli K3 Umum) - Tingginya tingkat kompetisi dunia industri menumbuhkan paradigma baru tentang keselamatan dan kesehatan kerja sebagai aspek yang cukup dipertimbangkan. Pelaksanaan K3 merupakan indikator tingkat kesejahteraan tenaga kerja dan berkorelasi langsung dengan kualitas tenaga kerja, peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dengan diterapkannya Permenaker No. 04 tahun 1987 tentang Panitia Pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3), UU No. 13 tahun 2003 tentang penyelenggaraan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan UU No. 1 tahun 1970 tentang ketenagakerjaan. PT Centra Gama Indovisi sebagai perusahaan PJK3 yang ditunjuk oleh DEPNAKERTRANS RI menyelenggarakan Pelatihan Ahli K3 Umum. Tersedianya Ahli K3 Umum di Industri diharapkan mampu mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan K3 di industri dan mampu memberikan peran optimal dalam organisasi perusahaan dalam mengendalikan resiko kecelakaan kerja.     Tujuan Pelatihan Ahli Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Ahli K3 Umum) : Menjelaskan tugas, wewenang dan tanggungjawab Ak3. Menjelaskan hak pekerja dalam bidang...
Read More
Training Environmental Management System

Training Environmental Management System

  ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM   Training Environmental Management System - Kepedulian pada pemeliharaan dan peningkatan kualitas lingkungan dan perlindungan terhadap kesehatan manusia, telah menyebabkan organisasi atau perusahaan lebih memperhatikan potensi dampak lingkungan yang ada akibat aktivitas, produk dan jasa yang mereka miliki. Kinerja perusahaan dalam bidang lingkungan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pihak internal dan eksternal yang berkepentingan terhadap perusahaan. Untuk mencapai kinerja yang baik dalam bidang lingkungan diperlukan sebuah komitmen organisasi terhadap pendekatan yang sistimatik dan perbaikan yang terus menerus terhadap sistem manajemen lingkungan yang dimilikinya. Badan dunia untuk standarisasi, ISO pada tahun 1996 telah mengeluarkan standar mengenai sistem manajemen lingkungan (SML) yang dikenal dengan ISO seri 14000 (Environmental Management System/EMS). Sistem manajemen lingkungan ini memberikan urutan dan konsistensi bagi perusahaan untuk menangani permasalahan lingkungan melalui pengalokasian sumberdaya, penunjukkan tanggung jawab dan evaluasi yang terus menerus terhadap prosedur, proses dan pelaksanaannya. Pengelolaan lingkungan adalah bagian terpadu dari keseluruhan sistem manajemen perusahaan. Struktur, tanggung jawab, praktek, prosedur, proses dan sumberdaya untuk...
Read More
Training Integrated Internal Audit

Training Integrated Internal Audit

    INTEGRATED INTERNAL AUDIT   Training Integrated Internal Audit - Setiap organisasi dan perusahaan tentu mempunyai tujuan bersama yang hendak dicapai oleh setiap individu yang terlibat didalamnya. Untuk mencapainya, organisasi atau perusahaan tersebut membutuhkan berbagai macam system pengoperasian yang setiap periode tertentu dipantau melalui system pengawasan internal. Dalam hal ini biasanya perusahaan memiliki departemen yang khusus melakukan pengawasan terhadap kinerja Departemen lainnya, yakni Internal Audit. Sebagai suatu unit yang independent, Departemen Internal Audit dalam menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya  tak jarang menghadapi berbagai risiko serta hambatan tergantung dari proses audit serta obyek audit yang dihadapainya. Agar risiko dan hambatan tersebut dapat diatasi dengan mekanisme pengawasan yang sesuai dan memadai di dalam pelaksanaan audit operasional, finansial, sistem informatika, SDM, proyek, fraud dan sebagainya, maka perlu disusun suatu kerangka risiko (risk framework) untuk memudahkan dalam meng-identifikasi semua jenis risiko yang ada. Sebagai upaya melaksanakan audit internal yang terintegrasi sebagaimana diatur dalam perundangan, maka diperlukan suatu  Standar Operating Procedures (SOP) yang komprehensif untuk melakukan audit terhadap fungsi-fungsi yang...
Read More
Training Audit Internal Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan Dan Smk 3

Training Audit Internal Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan Dan Smk 3

    AUDIT INTERNAL MUTU, SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN DAN SMK 3     Training Audit Internal Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan Dan Smk 3 - Perkembangan dunia industri belakangan ini telah menuju pada era globalisasi dimana sudah hampir tidak terdapat lagi batas secara fisik antar negara. Perdagangan ekspor dan impor produk, baik barang ataupun jasa, yang semula banyak dibebani/dihambat dengan biaya-biaya tambahan berupa berbagai macam pajak kini secara perlahan-lahan telah dihilangkan. Hal tersebut salah satunya didukung dengan peran serta beberapa masing-masing negara yang terlibat dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) . Namun di sisi lain, negara-negara pengimpor (consument cuntries) terutama dari negara maju baik belahan dunia barat maupun timur mensyaratkan “hambatan” dalam bentuk lain. Persyaratan tersebut tidak diperbolehkan dalam bentuk tarif (Non-tariff-Barrier) melainkan dalam bentuk-bentuk Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction). Beberapa persyaratan tersebut yang saat kini sudah dikenal meluas dalam penggunaannya adalah Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan, Social Accountability (Social Clause), Sertifikasi Produk, dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Saat ini untuk masing-masing persyaratan tersebut telah...
Read More
Training Ahli K3 Umum

Training Ahli K3 Umum

    AHLI K3 UMUM     Training Ahli K3 Umum - Tingginya tingkat kompetisi dunia industri menumbuhkan paradigma baru tentang keselamatan dan kesehatan kerja sebagai aspek yang cukup dipertimbangkan. Pelaksanaan K3 merupakan indikator tingkat kesejahteraan tenaga kerja dan berkorelasi langsung dengan kualitas tenaga kerja, peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dengan diterapkannya Permenaker No. 04 tahun 1987 tentang Panitia Pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3), UU No. 13 tahun 2003 tentang penyelenggaraan Sistem Manajemen K3 (SMK3), dan UU No. 1 tahun 1970 tentang ketenagakerjaan, Tersedianya Ahli K3 Umum di Industri diharapkan mampu mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan K3 di industri dan mampu memberikan peran optimal dalam organisasi perusahaan dalam mengendalikan resiko kecelakaan kerja, tetapi dapat dianggap juga sebagai peran dalam pelatihan dan pengembangan.       Tujuan Pelatihan Ahli K3 Umum : Menjelaskan tugas, wewenang dan tanggungjawab Ak3 Menjelaskan hak pekerja dalam bidang K3 Menjelaskan kepada pengusaha bahwa upaya K3 menguntungkan bagi perusahaan Menjelaskan tujuan sistem manajemen K3 (SMK3) Menjelaskan sistem pelaporan kecelakaan Menganalisa kasus kecelakaan,...
Read More
Training Hazard Identification Risk Assessment Control Determination

Training Hazard Identification Risk Assessment Control Determination

    HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT CONTROL DETERMINATION     Training Hazard Identification Risk Assessment Control Determination - Semakin pesatnya pertumbuhan industri dapat menimbulkan berbagai dampak negatif dan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Dampak positif adanya industri dapat membantu menciptakan kesempatan yang baik serta membantu dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi disisi lain industri juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi pekerja maupun lingkungan sekitarnya, antara lain resiko bahaya yang ditimbulkan bagi pekerja akibat proses dari pekerjaannya. Dampak lingkungannya bisa berupa limbah industri yang berupa benda cair seperti bahan kimia, sedangkan benda padat berupa bahan yang tak terpakai seperti besi bekas. Para pelaku industri perlu melakukan risk mapping dengan menggunakan metode HIRA (Hazard Identification Risk Assessment) sekaligus menentukan metode pengendaliannya. Dengan melakukan proses HIRA, maka risiko-risiko yang berpotensi bahaya dapat diidentifikasi, dikendalikan, dan ditanggulangi jauh sebelum memunculkan dampak yang merugikan kesehatan pekerja. Karena penyakit akibat kerja akan menghasilkan kecacatan menetap yang sulit disembuhkan dan mengganggu fungsi social pekerja dalam jangka panjang. Metode ini juga memberikan tindakan pengendalian yang...
Read More
Training CSMS (Contractor Safety Management System)

Training CSMS (Contractor Safety Management System)

    CSMS (Contractor Safety Management System)     Training CSMS (Contractor Safety Management System) - Aktifitas kontraktor dalam kegiatan operasional perusahaan merupakan bagian dari keseluruhan proses bisnis perusahaan. Beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor diantaranya pemasangan dan perawatan peralatan, pekerjaan cleaning fasilitas operasi, pekerjaan konstruksi, turn around maintenance (TAM) dll. Banyak industri besar saat ini mempergunakan tenaga kerja kontraktor, outsourching untuk mendapatkan cost yang lebih efisien. Begitu juga sebaliknya hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para kontraktor di Indonesia untuk bisa memenuhi kebutuhan pekerjaan industri pemberi kerja dengan dana yang terbatas namun dituntut dengan tingkat kualitas dan keamanan yang tinggi. Karena kurang jelasnya sistem dan tanggung jawab keselamatan kerja, maka angka kecelakaan yang melibatkan kontraktor cukup tinggi, sehingga berdampak pada tingginya biaya akibat kecelakaan dan hilangnya jam kerja,dampak negatif terhadap pekerja,fasilitas dan lingkungan pihak penyelenggara dan berdampak buruk terhadap reputasi perusahaan. Oleh karena itu Safety performance menjadi salah satu indikasi parameter sebuah perusahaan bisa di katakan maju dan berkembang. Kecelakaan kerja...
Read More